Polisi menunjukkan barang bukti dan menghadirkan pelaku penipuan dan penggelapan mobil rental dalam konferensi pers di Polres Kulon Progo pada Rabu (14/10/2020).

Girikartonews.co.id,Jogja – Sri Cahyani Polisi menunjukkan barang bukti dan menghadirkan pelaku penipuan dan penggelapan mobil rental dalam konferensi pers di Polres Kulon Progo pada Rabu (14/10/2020).

Kemudian pada Senin (8/6/2020) AA dan rekannya datang ke rumah korban untuk meminjam mobil beserta STNK dengan alasan untuk membayar pajak kendaraan.

Namun sebagai jaminan AA ditinggal di rumah korban.

Setelah itu, AA meminta anak korban untuk mengantarkan ke ATM terdekat untuk mengambil uang.

“Namun menurut cerita anak korban, AA menyuruh pindah tempat ke Alfamart Grabag dengan alasan mesin ATM tersebut rusak. Kemudian setibanya di Alfamart, AA juga mengatakan kalau ATM di situ juga tidak bisa untuk bertransaksi. Setelah itu, ia menyuruh anak AA mengantarkan lagi ke POM Bensin Grabag. Disitu AA dijemput oleh temannya kemudian mereka kabur,” jelasnya.

Sementara dari pengakuan pelaku AA mobil yang digadaikan kepada korban merupakan mobil temannya yang disewa.

Ia mengaku takut mobil tersebut hilang dan akhirnya nekat untuk mengambil dengan menipu korban.

Dari perbuatannya tersebut AA mendapatkan jatah Rp 8 juta yang kemudian ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Dan sisanya diberikan JS sebesar Rp 10 juta.

“Uang itu buat memenuhi kebutuhan pribadi,” ucapnya.

Atas perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here