Girikartonews.co.id,Gunungkidul – Hingga saat ini, seluruh destinasi wisata di Gunungkidul, termasuk pantai masih ditutup bagi umum.

Namun ratusan pengunjung tetap membandel ingin masuk ke pantai.

Alhasil mereka pun diminta berputar balik oleh petugas yang berjaga.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan informasi tersebut ia dapatkan berdasarkan laporan pada Minggu (14/06/2020).

“Sampai sekitar pukul 11.00 WIB tadi, ada ratusan kendaraan roda dua dan roda empat yang terpaksa ditolak masuk,” ungkap Harry dihubungi melalui telepon.

Menurut Harry, ratusan kendaraan tersebut diminta berputar balik begitu tiba di pintu retribusi.

Petugas pun turut memberikan informasi bahwa hingga saat ini pantai masih ditutup untuk aktivitas wisata.

Dispar Gunungkidul sendiri memang merencanakan akan membuka kembali aktivitas wisata di pantai.

Namun tidak dalam waktu dekat.

Saat ini pihaknya masih melakukan tahapan simulasi pembukaan di pantai.

“Rencananya simulasi di Pantai Baron dan Kukup akan dilakukan pada Rabu (17/06/2020) mendatang. Itu pun hanya melibatkan warga sekitar,” jelas Harry.

Setelah tahap simulasi dievaluasi, Dispar akan melakukan tahap sosialisasi dan terakhir uji coba pembukaan wisata.

Tahap uji coba akan melibatkan wisatawan, namun dalam jumlah sangat terbatas.

Seluruh tahapan ini dilakukan untuk menjamin seluruh destinasi wisata siap menerapkan prosedur New Normal dengan protokol kesehatan COVID – 19 yang ketat.

“Sekali lagi kami tegaskan pantai masih ditutup untuk umum. Penjagaan di pintu retribusi juga melibatkan aparat Polri hingga TNI,” kata Harry.

Jumat lalu, Dispar Gunungkidul telah melakukan tahapan simulasi di Gua Kalisuci dan sebuah rumah makan di Semanu.

Kepala Dispar Gunungkidul Asty Wijayanti pun datang langsung meninjau proses simulasi dilakukan.

Terpisah, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron-Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan pihaknya bersama warga sudah melakukan kerja bakti untuk mempersiapkan simulasi.

Berbagai fasilitas tambahan pun disiapkan.

“Kami sudah mempersiapkannya fasilitas tempat cuci tangan di beberapa titik, untuk mendukung proses simulasi tersebut,” jelas Suris lewat pesan singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here