Girikartonews.co.id, Gunungkidul – Memiliki kekayaan budaya dari berbagai zaman seperti zaman pra sejarah, Mataram Islam, hingga zaman perjuangan kemerdekaan pemerintah kabupaten Gunungkidul rencanakan bangun museum.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan pada tahun depan pihaknya akan mengajukan anggaran untuk pembebasan lahan melalui dana keistimewaan.

“Saat ini kami sedang mengkaji pembangunan museum mengingat di Gunungkidul memiliki kekayaan kebudayaan adanya tiga zaman di Gunungkidul, kita akan konsep terlebih dahulu bagaimana apakah akan dijadikan satu atau bagimana,” katanya, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya tidak hanya kehidupan tiga zaman namun perlu diperhatikan pula budaya-budaya yang ada di kabupaten Gunungkidul.

Dirinya juga menambahkan kekayaan alam serta budaya juga bisa menambah daya tarik museum nantinya.

Menurut agus untuk pembangunan museum tidak bisa dilakukan dalam sekali jalan tetapi harus dilakukan secara bertahap mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

“Sebagai contoh museum manusia purba Sangiran yang membutuhkan waktu pembangunan waktu 40 tahun hingga seperti saat ini. Kita mungkin akan buat kecil dulu, kemudian bertahap baru kita kembangkan karena anggarannya pasti tidak sedikit,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, pembangunan monumen ini sudah masuk dalam rencana pembangunan di Gunungkidul.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menyusun permohonan anggaran.

“Tahun depan kita akan gunakan anggaran itu untuk pembebasan lahan. Untuk lokasi kami belum bisa pastikan,” katanya.

Selain tempat dirinya juga belum bisa memastikan luasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan museum.

“Sementara lokasinya berada di sekitar pembangunan taman budaya. Tetapi ini belum pasti, masih menunggu kajian-kajian,” terang dia

Editor : Aisha Humaira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here