Kasatreskrim polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno menunjukkan barang bukti dan kedua pelaku penganiayaan berinisial JU dan PA di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (06/2/2019)

Girikartonews.co.id,Jogjakarta – Polisi mengamankan dua pelaku penganiayaan terhadap dua simpatisan partai usai menghadiri acara deklarasi di Mandala Krida, Minggu (27/1/2019) lalu.

Kedua tersangka, PA (16) dan JU (34) melakukan penganiayaan karena merasa terganggu dengan rombongan korban VRF (22) dan EH (38).

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno mengungkapkan kejadian bermula saat kedua korban pulang dari acara deklarasi di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, melewati jalan Sorogenen, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Kedua pelaku yang merasa terganggu kemudian melakukan penganiayaan.

“Penganiayaan itu murni karena terganggu, spontanitas. Korban pulang dari acara deklarasi di Mandala Krida, melewati jalan Sorogenen itu. Korban dengan rombongan kan mbleyer-mbleyer motor sambil memainkan bendera, warga sekitar kemudian merasa terganggu, dan terintimidasi,” ungkapnya saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta,Rabu (6/2/2019).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan. Melalui keterangan saksi-saksi dan bantuan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), akhirnya mengerucut pada kedua pelaku. Keduanya diamankan di rumahnya daerah Bantul pada 31 Januari 2019 lalu.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga mengamankan pakaian kedua pelaku, kedua korban, motor yang digunakan, juga tas selempang yang berisi satu buah isi gas airsoft gun yang belum dipakai dan 21 amunisi softgun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here